PURWA WACANA

Om Swastiastu,

Desa Pakraman Pedungan memiliki pengurus yang telah di pilih pada Sabtu, 26 Maret 2011. Dengan susunan pengurus sebagai berikut: Bendesa : Drs. I Nyoman Sumantra; Penyarikan: I Nyoman Subaga ; Patengen: I Gusti Putu Loka; ; Patajuh Parhyangan : I Nyoman Jiwa Pande, S.Sos; Patajuh Pawongan : I Made Badra; Patajuh Palemahan : Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg; Kasinoman: I Made Suardana, SE

Om Santhi, santhi, santhi Om

Tampilkan postingan dengan label LPD PEDUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPD PEDUNGAN. Tampilkan semua postingan

11 Maret 2012

PARUM AGUNG DAN RAPAT LAPORAN TAHUNAN LPD

Untuk tahun ini tidak sebagaimana tahun-tahun sebelumya dimana Parum Agung Prajuru Desa Pakraman Pedungan berbarengan dengan Laporan Tahunan LPD. Paruman Agung dilaksanakan pada hari Minggu 4 Maret 2012 sedangkan Rapat Laporan Tahunan LPD dilaksanakan pada hari Minggu 11 Maret 2012, kedua kegiatan tersebut bertempat di Bale Wantilan  Pura Desa Pakraman Pedungan.
Alasan yang mendasari perbedaan hari pelaksanaan tersebut diuraikan oleh Jro Bendesa ( Drs. I Nyoman Sumantra) karena untuk materi Paruman Agung Desa Pakraman akan menyita banyak waktu dalam uraian dan pembahasannya ini karena dituntut oleh beberapa materi yang memang merupakan materi di desa Pedungan sendiri dan juga materi yang datang dari Pemkot Kota Denpasar untuk dibahas dalam parum.
Adapun materinya adalah:

  1. Penyampaian ucapan terimakasih dari Jro Bendesa kepada panitia/manggala karya atas terselenggaranya kegiatan Mecikang Pelawatan Sesuhunan di Pura Dalem Pakerisan. 
  2. Demikian juga terimakasih kepada pihak banjar Kaja dan Banjar Pesanggaran yang telah sukses dalam menjalankan Upacara Ngatep pemargin  pailehan Ngusabha Desa yang dilaksanakan di Pura Puseh dan Pura Desa. 
  3. Rencana pelaksanaan pembangunan Bale Gong dijaba mandala atau dekat tembok bagian barat.
  4. Penjelasan mengenai Jadwal kegiatan Rutin tahun 2012 untuk pelaksanaan upacara seperti: Mecaru, Pamelastian, maupun upacara pujawali di Kahyangan Tiga serta di Pura Sarin Peken.
  5. Penjelasan mengenai adamya kegiatan yang berbarengan antara hari Nyepi dengan hari saat solat Jumatan bagi umat muslim .
  6. Penjelasan mengenai prosesi ogoh-ogoh  dan langkah antisipasi pengamanan di desa Pedungan.
Sedangkan untuk materi pada saat minggu 11 Maret 2012, disampaikan juga beberapa hal seperti:

  1. Rencana pihak tim penilai ogoh-ogoh se kota Denpasar, yang akan memberi penilaian untuk daerah Denpasar Selatan adalah pada tanggal 15 Maret 2012.
  2. Penyampaian informasi tentang jadwal Nyepi yang akan dimulai dari pukul 06.00 wita hingga pukul 06.00 wita esok harinya.
  3. Sedangkan materi dari Laporan Tahunan 2011 LPD Desa Pakraman  Pedungan disampaikan oleh Kepala LPD langsung yakni Bapak I Made Suardana, SE.
Karena banyaknya materi itulah (tersebut di atas) yang menjadi dasar mengapa waktu pelaksanaan dua kegiatan ini dipisahkan.

27 Maret 2011

LPD Desa Pakraman Pedungan Tangkil ke Pura Agung Gunung Raung


Foto Upakara Jerimpen persembahan krama desa
yang ditata di sekeliling tembok penyengker Pura


Barong yang terbuat dari susunan buah dan Padi
karya persembahan krama desa Amunduk Taro



Maturan Punia ring Pura Agung Gunung Raung

Sampun wusan matur sembah jaga mapamit

Ngelungsur aturan ring Jaba Pura Puseh Desa Keliki

Ngelungsur aturan ring Jaba Pura Puseh Desa Keliki

Kahyangan Jagat Pura Agung Gunung Raung di desa Amunduk Taro Tegalalang Gianyar telah melaksanakan KARYA AGUNG PANCAWALIKRAMA PANYEGJEG JAGAT pada 23 Maret 2011 lalu, dalam rangkaian upacara tersebut pihak LPD Desa Pakraman Pedungan tangkil bersama seluruh karyawannya serta pemangku Desa dan Prajuru Desa menuju ke Pura Agung Gunung Raung untuk bersama-sama menghaturkan sembah baktinya kehadapan Ida Sanghyang Widhiwasa, serta memohon kerahayuan Jagat.

23 November 2010

MATURAN KE PURA BESAKIH




































Sebagai wujud terimakasih kehadapan Ida Sanghyang Widiwasa (sweca Ida Betara) atas keberlimpahan sukses yang diraih oleh Lembaga Perkreditan Desa, maka pada hari Redite 11 September 2010 beberapa prajuru Desa bersama Pimpinan LPD Desa Pakraman Pedungan maturan baktinya ke Pura Rambut Sedana di Besakih dimana pada hari Buda Cemeng Kelawu 8 September 2010 adalah Hari Pemujaan kehadapan Ida Sanghyang Widhi dalam prabawaNya sebagai Ida Betara Sedana atas limpahan kesejahteraanNya kepada umat manusia di Jagadraya ini. Dan hari minggu 11 September 2010 masih merupakan hari panyejeran Ida Betara ring Pura Rambut Sedana. Sekaligus juga pada saat itu dilakukan pedek tangkil ke pura Goa Raja maupun ke Penataran Pura Besakih yang menjadi hulunya Pulau Bali ini.

09 September 2009

PAMELASPASAN LPD PEDUNGAN













Keterangan Foto:
1. Bapak Walikota diterima oleh Ketua LPD Desa Pekraman Pedungan - I Made Suardana, SE
2. Bapak Walikota didampingi para wakil Rakyat (DPRD dari desa Pedungan)
3. Bapak Walikota memendem pedagingan di Parhyangan baru (Padmasana)
4. Bapak Walikota Denpasar menyerahkan Dana atau bantuan untuk LPD Pedungan, yang diterima oleh Jro Bendesa Pakraman Pedungan
5. Bapak Walikota memberi sambutan pada saat Pamelaspasan
6. Bapak Walikota melihat ruang pertemuan di Lantai 2
7. Prasasti yang telah ditandatangani oleh Bapak Walikota Denpasar
Tidak terasa sudah satu tahun lebih satu bulan proses pembangunan Gedung LPD Pedungan yang berlokasi di Jl. Pulau Belitung 36 Denpasar Selatan ini. Hingga kini tiba saatnya buat acara pamelaspasan Gedung baru ini. Ceritanya setelah persiapan Fisik gedung diperkirakan selesai (walau masih ada yang belum dirampungkan), terlebih dahulu diadakan pertemuan antar kelian banjar bersama prajuru desa yakni Rabu tanggal 2 September 2009 di ruang pertemuan LPD lama yakni di Jl. Pulau Kawe. Dalam pertemuan ini dibahas hal-hal berkaitan dengan tugas-tugas yang patut diambil dalam acara pamelaspasan. Pertama adalah acara kerja bakti pada hari minggu, kemudian acara hari Selasa Nunas Tirta ke Pura Kahyangan Tiga di Desa Pedungan serta Pura Melanting di Buleleng. Sorenya sekitar jam 4 hari selasa diadakan Ngingsir genah Parhyangan LPD dari Jl. Pulau Kawe ke Jl. Pulau Belitung yang dilaksanakan dengan cara mapeed, acara ini diikuti oleh segenap kelihan adat seluruh banjar didesa Pedungan maupun oleh para pemangku desa. Sedangkan hari Rabu adalah acara puncak Pamelaspasan Gedung Baru LPD Desa Pakraman Pedungan.
Menariknya, pada saat pamelaspasan, ketika tiba giliran Jro Bendesa untuk menyampaikan pidatonya dalam pertanggungjawaban penyelenggaraan Pembangunan, sempat juga Jro Bendesa menyampaikan hal unik yakni mengenai waktu pamelaspasan yang dilaksanakan pada jam 9 tanggal 9 bulan 9 dan juga pada tahun 09 (2009). Jadi angka 9 diucapkan hingga empat kali dalam penyampaian waktu pelaksanaan pamelaspasan Gedung Baru LPD Desa Pakraman Pedungan ini. Luar biasa......

RAI MANTRA : LPD HARUS MAMPU SERAP IT


Denpasar (denpasarkota.go.id), Di era globalisasi ini keberadaan LPD harus mampu menghadapi tantangan jaman sesuai dengan perubahan, terlebih lagi dengan perkembangan informasi teknologi (IT). Untuk itu LPD harus mampu menyerap IT kedalam manajemen LPD itu sendiri. Hal tersebut di ungkapkan Wali kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra saat meresmikan Gedung baru LPD Desa Pakraman Pedungan, Rabu (9/9). Peresmian Gedung LPD tersebut ditandai dengan penanda tanganan Prasati oleh Walikota Denpasar.

Dalam menyerap IT, Rai Mantra mengharapkan LPD harus menerapkan konsep berwawasan budaya sehingga mampu menghadapi tantangan jaman. Disamping itu IT yang diserap harus diapadukan dengan manajemen modern dengan demikian bisa mensejahterakan masyarakat begitu pula para pegawainya dengan tidak meninggalkan nilai-nilai tradisional. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, keuntungan-keuntungan yang diproleh LPD agar dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan Desa Pakraman. ”Saya berharap masyarakat memanfaatkan LPD dengan menabung dan meminjam dengan penuh disiplin dan tanggung jawab,” ujar Rai Mantra sembari menambahkan LPD bukan milik kelompok atau pribadi. Sehingga kemajuan LPD menjadi tanggung jawab masyarakat dan seluruh komponen kepengurusan LPD. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra juga menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan LPD Pedungan, hal ini dapat dilihat dari asset awal sebesar Rp. 2 juta dan sekarang sudah mencapai Rp. 26,6 milyar.

Kepala LPD Desa Pakraman Pedungan Made Suardana ketika ditemui disela-sela peresmian mengatakan, sejak berdirinya LPD Pedungan tahun 1989 dengan modal awal Rp. 2 juta yang merupakan bantuan Pemerintah sampai saat ini mampu eksis bahkan terus berkembang. Perkembangan ini tidak lepas dari dukungan 2.283 KK atau sekitar 12 ribu jiwa sehingga LPD saat ini mampu membangun Gedung baru serta mampu memberikan pinjaman kepada nasabah mencapai Rp. 1 milyar dalam jangka waktu maksimal 4 tahun Dalam pembangunan gedung baru LPD yang berlantai dua dibangun diatas tanah seluas 4,5 are ini dikerjakan dengan swakelola menelan biaya Rp. 1,6 milyar.

Sementara Bendesa Desa Pakraman Pedungan I Nyoman Sumantra dalam laporannya mengatakan, sangat bahagia atas tingginya perhatian Pemerintah Kota Denpasar terhadap keberadaan LPD. ”Tingginya perhatian Pemerintah Kota Denpasar kita dapat lihat hampir semua kegiatan LPD selalu mendapat perhatian serius dari Walikota Denpasar,” ujar Sumantra. (Sidi)