19 Oktober 2011
PENATARAN PEMANGKU
Berkaitan dengan bantuan yang turun dari Lembaga Kementrian Agama Kota Denpasar, yang penggunaannya di arahkan ke kegiatan Pasraman Pemangku. Maka Desa Pakraman Pedungan melaksanakan kegiatan bertajuk "Pasraman Pemangku Desa Pakraman Pedungan" yang pelaksanaan dilakukan pada hari Kemis Umanis 20 Oktober 2011 hingga Jumat Paing 21 Oktober 2011. Pembukaan yang dilaksanakan pada hari ini Kemis 20 Oktober 2011 dibuka oleh Pihak Lembaga Kementrian Agama Kota Denpasar, disaksikan pula oleh Majelis Desa Pakraman Kecamatan Denpasar Selatan maupun dari Parisada Dharma Hindu Bali Kota Denpasar. Sedangkan peserta pasraman Pemangku ini diikuti oleh 44 pemangku se Desa Pedungan, yang terdiri dari pemangku Pura Kahyangan Tiga, pemangku Pura Prasanak dan pemangku Pura Penyarikan Banjar..Intruktur yang akan memberikan penataran kepada para pemangku ini adalah Drs. Ida Bagus Sudharsana, MM, yang juga merupakan krama Desa Pakraman Pedungan (Br. Karangsuwung). Tujuan penataran bagi para Pemangku ini adalah untuk meningkatkan Srada dan mempertahankan warisan luhur budaya Bali
27 Agustus 2011
BEBERAPA JENIS KEGIATAN DALAM PASRAMAN ANAK-ANAK DI DESA PEDUNGAN
Jika dirunut dari awal pelaksanaan kegiatan Pasraman di wilayah Pedungan, maka sekarang ini, tahun 2011, desa pakraman telah melaksanakan Pasraman untuk yang ke 6 kalinya. Kegiatan Pasraman "Dharma Sastra Adhyaksa" dipusatkan pelaksanaannya di Wantilan Pura Dalem Pakerisan, Jalan Pulau Singkep Desa Pakraman Pedungan. Setelah dilakukan pewintenan bagi para peserta Pasraman angkatan ke 6 ini yang dilakukan juga di Jeroan Pura ini, maka sebagaimana yang telah dilaksanakan sebelumnya, setiap hari minggu dilaksanakan pertemuan untuk kegiatan pesraman ini. Adapun jenis kegiatan yang didapatkan para peserta pasraman diantaranya: Gegitaan, Ketrampilan mejejahitan bagi peserta putri, Ketrampilan membuat perlengkapan upakara (uparengga) bagi peserta pria, Menulis aksara Bali, Yoga asanas, Bercerita, dan lain-lainnya.
04 Agustus 2011
PEWINTENAN KEGIATAN PASRAMAN KE - 6 DI DESA PAKRAMAN PEDUNGAN
Hari Minggu Kliwon, tanggal 31 Juli 2011 dilaksanakan Pewintenan bagi peserta Pasraman angkatan ke - 6 yang berlangsung di Jeroan Pura Dalem Pakerisan Desa Pakraman Pedungan. Hadir saat pewintenan ini dari pihak Kelurahan Pedungan yakni Bapak Lurah (plt), kepala Sekolah dari masing-masing pengirim peserta sekolah dasar di wilayah Desa Pakraman Pedungan, yakni SD No. 2; SD No. 5; SD No. 7; SD No. 10 dan SD No. 14 Pedungan. Pada saat pewintenan ini dijelaskan pula oleh Jro Bendesa kepada pihak siswa peserta pasraman, bahwa kegiatan pasraman sangat bermanfaat sekali, hal ini terungkap oleh laporan dari orang tua siswa peserta pasraman terdahulu (lima angkatan: 2006 s/d 2010). Dan ini berarti program pemerintah Provinsi yang mendanai kegiatan ini berjalan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang dikeluarkan oleh pemprov Bali. Untuk itu bagi peserta pasraman tahun 2011 ini yang jumlah pesertanya sebanyak 60 siswa, diharapkan agar mengikuti kegiatan pasraman ini secara tekun tertib dan serius, untuk kemudian hasilnya agar diberitahukan kepada teman-teman sekolahnya yang lain yang belum mendapat kesempatan dalam kegiatan pasraman ini.
24 Juli 2011
PARUM TIGANG SASIH PAH II WARSA 2011
Wantah pidabdab sane sampun katah mamargi ring i prajuru desa, inggih punika ngemargiang
paruman tigang asasih apisan. Sane mangkin kamargiang Parum Tigang Sasih II warsa 2011, acara puniki kemargiang rahina Anggara 19 Juli 2011 ring kantor LPD Desa Pakraman Pedungan Jalan Pulau Belitung no 36 Denpasar Selatan.
Acara sane memargi manut sewala patra, inggih punika:
- Laporan penelasan jinah druen Desa tigang sasih sane sampun lintang
- Pidabdab nyanggra piodalan ring Kahyangan Tiga sane jagi rauh
- Pidabdab nyanggra evaluasi pembinaan Kelembagaan Desa Pakraman sane jagi rauh, lan sane siosan.
03 Mei 2011
Melaspas Padmasana dan Ngenteg Linggih di SMP Dharma Wiweka
Satu-satunya Sekolah Menengah Pertama yang dimiliki oleh Desa Pedungan yakni SMP Dharma Wiweka yang berlokasi di wilayah Banjar Dukuh Pesirahan Desa Pakrama Pedungan. Perhatian pemerintah terhadap SMP swasta di Pedungan ini cukup intens, ini terbukti dari bantuan-bantuan yang telah diberikan dalam bentuk pembangunan fisik sekolah ini. Tahun ini 2011, SMP Dharma Wiweka mendapat bantuan Gedung Baru dari pemerintah dan untuk upacara pemelaspasan Gedung ini bersamaan dengan pemlaspasan Pelinggih Padmasana yang ada di Parhyangan Sekolah. Dalam rangkaian tersebut beberapa Prajuru Desa Pakraman Pedungan hadir menyaksikan acara upacara pemlaspasan dan Ngenteg linggih ini.
NUNAS PEKULUH KE PURA WATU KLOTOK
Ulat bulu sempat meresahkan warga Bali sejak beberapa pekan lalu. Mulai dari Buleleng, Badung, Klungkung dan hampir semua kabupaten/kota. Untuk menghentikan penyebaran ulat bulu dan meminimalisir kerugian yang dialami warga, digelar Tawur Balik Sumpah, Pakelem lan Nangluk Merana Ulat Bulu di Pura Watu Klotok, Minggu (1/5) kemarin.
Upacara ini dimaksudkan untuk nyomya ulat bulu tersebut secara niskala. Intinya, upacara ini digelar untuk menyejahterakan jagat Bali, kata Sekretaris Panitia Karya, Pinandita Ketut Arsa Wijaya.
Rangkaian upacara sudah digelar sejak Kamis (28/4) lalu di Pantai Padang Galak, Sanur, Denpasar dengan upacara ngaben ulat bulu. Selanjutnya, Sabtu (30/4) lalu dengan nunas tirta di seluruh Sad Khayangan di Bali. Tirta-tirta itulah yang kemudian dibagikan kepada seluruh warga Bali saat upacara di Pura Watu Klotok kemarin. Tirta itu untuk dipercikkan di rumah, kebun atau tegalan.
Dikatakan, berdasarkan lontar Roga Sanghara Bumi, upacara seperti itu wajib digelar sebelum satu bulan sejak merana (ulat bulu) itu datang. Jika tidak digelar, merana yang datang bisa lebih parah, seperti air bah. Tawur Balik Sumpah, Pakelem lan Nangluk Merana di Pura Watu Klotok dipuput sembilan sulinggih. Salah satunya Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba. Dihadiri Pejabat Pemprov Bali, Bupati Klungkung, Wayan Candra dan perwakilan dari kabupaten/kota se-Bali.
Di sela-sela upacara, dilakukan pakelem. Namun, pakelem tak dilakukan di Pantai Watu Klotok, melainkan di Pantai Kusamba. Beberapa sarana pakelem di antaranya, kambing, bebek, ayam dan lainnya. (kmb20)
sumber berita: klik disini
Dalam rangkaian upacara tersebut maka prajuru Desa Pakraman Pedungan berangkat ke Pura Watu Klotok untuk nunas Pakuluh (Tirta) guna dibagikan kepada krama desa pedungan pada Redite 1 Mei 2011.
20 April 2011
TANGKIL KE PURA SAMUAN TIGA
Sesuai undangan dari Panitia Karya Pura Samuan Tiga yang ditujukan kepada Desa Pakraman Pedungan untuk ikut matur sembah bakti dan sekaligus untuk menunjukkan bakti melalui punia dalam rangkaian Karya di Pura Samuan Tiga Kabupaten Gianyar. Prajuru Desa lan Kepala LPD berangkat ke Pura dimaksud guna memenuhi undangan tersebut. Karena untuk kali pertama maturan bakti dalam suatu rangkaian karya, maka prajuru dan Kepala LPD belum mengetahui secara pasti prosesi persembahyangan di Pura ini, semestinya ada proses awal untuk matur sembah di Pura Taman kemudian dilanjutkan ke tempat lainnya baru terakhir menuju Pesamuan, rombongan dari Desa Pakraman Pedungan ini langsung menuju ke Pesamuan. Namun oleh Manggala Karya dimaklumi adanya hal tersebut, dan dalam kesempatan tersebut rombongan ini diantar oleh salah satu manggala untuk memasuki halaman Jeroan utama Pura Samuan Tiga Bedulu Gianyar, kemudian sempat pula diberikan boga amatra (nunas pica ida betara) disebelah timur Jeroan utama. Terakhir sebelum mepamit dari Pura, rombongan menuju stand panitia penerima Punia.
Langganan:
Postingan (Atom)
